UEFA Berupaya Mempersiapkan Bentuk Terbaru Financial Fair Play

UEFA Berupaya Mempersiapkan Bentuk Terbaru Financial Fair Play

Pemimpin terpilih UEFA, Aleksandar Ceferin sedang berupaya mempersiapkan bentuk Terbaru Financial Fair Play atau yang biasa di sebut dengan FFP.

Ini merupakan kali keduanya pria asal Slovenia itu kembali terpilih menjadi pemimpin UEFA.

Ia berusaha membuat bentuk baru dari FFP karena sudah menjadi mimpi buruk bagi klub sepakbola untuk mendatangkan pemain baru.

Pria berusia 51 tahun itu memiliki tujuan untuk membatasi pembelian secara gila-gilaan oleh klub yang tidak sebanding dengan pendapatan klub.

Sosoknya juga telah membuat klub yang kaya raya seperti Manchester City kalang kabut. Ini juga berefek kepada klub-klub berkembang seperti AC Milan dan Inter Milan.

Namun ternyata FFP dapat di akali oleh klub raksasa seperti PSG saat mereka mendatangkan Neymar jr ke Parc des Princes.

Poin Dasar UEFA Sudah Tercapai

Seperti yang di sebutkan sebelumnya, FFP masih memiliki banyak celah yang bisa di gunakan oleh Klub besar karena memiliki sumber dana besar.

Akan tetapi, menurut Ceferin FFP telah mecapai poin Dasar mereka.

“Poin dasar dari Financial Fair Play telah tercapai, sebut Cerefin kepada Situs Bola Terpercaya.

“Klub-klub di Eropa sudah lebih baik secara Financial, masalah hutang telah terselesaikan di berbagai negara, dan utang tak terbayar oleh klub kepada pelatih dan pemain sepertinya sudah menjadi sekedar ingatan belaka.”

Walau demikian, Ceferin mengakui bahwa FFP masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, pada masa jabatan kedua kalinya FFP akan diupayakan untuk menjadi lebih baik agar klub-klub di Eropa bisa mencapai potensi tertingginya.

“Kami akan mulai mengadaptasikan Financial Fair Play guna membangun keseimbangan di Eropa. Agar mereka bisa menemukan tempat terbaik mereka.”

“Ini adalah waktunya melanjutkan ke fase kedua dari proyek utama eropa tersebut. Dengan berkonsultasi bersama ECA, agar setiap klub Eropa bisa mengeksploitasi potensi perkembangannya secara penuh,” tutupnya.

AC Milan dalam mengahadapi FFP, mereka nyaris mengalami kegagalan untuk turut serta dalam ajang Liga Eropa 2018-2019. Di akhir musim mereka mengalami ketidakseimbangan neraca keuangan dalam menghadapi regulasi tersebut.

Demikian informasi mengenai UEFA Berupaya Mempersiapkan Bentuk Terbaru Financial Fair Play yang bisa di sampaikan oleh Tim Dewamain. Salam Olahraga..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *