Timnas Senegal tereleminasi dari Piala Dunia 2018

Kolombia Lolos Sementara Senegal Tereleminasi dari Grup H

Dilaporkan oleh Dewamain bersama Tim Agen Bola Piala Dunia 2018, Timnas Senegal kalah dari Timnas Kolombia 1 – 0, membuatnya ketinggalan dari rekor Jepang dalam catatan, gol, total gol dan head-to-head. Tiebreak berikutnya yang menentukan Tim mana yang akan berada di tempat kedua dalam Grup. Kolombia menempati posisi pertama dengan akumulasi kartu kuning paling sedikit, di ikuti oleh Jepang yang memiliki 4 kartu kuning dan Senegal memiliki 6 Kartu kuning.

Jepang kalah dari Polandia 1 – 0 dalam pertandingan grup lainnya, yang dimainkan pada waktu yang sama. Ketika timnas Jepang mengetahui bahwa tempat kedua akan turun ke tiebreak kartu kuning, Jepang mulai mengulur waktu.

“Saya tidak tahu apakah peraturan itu kejam atau tidak, tetapi saya tidak bisa meminta pemain saya untuk tampil dilapangan guna menghindari kartu kuning,” ucap sang pelatih Aliou Cisse.

“Anda harus memiliki kontak dengan pemain lain saat bermain sepak bola. Ini adalah bagaimana anda bermain sepak bola. Itu bekerja untuk kami.”

“Fair Play” Tiebreak kelihatan tidak seluruhnya adih bagi Senegal

Kolombia berhasil lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2018

Yerry Mina mencetak satu-satunya gol. The 6-foot-5 (1,95 meter) Mina melompat diatas sepasang penjaga Senegal untuk menyundul bola dari tanah, melaju  ke tangan penjaga gawang Senegal Khadim Ndiaye’s dan masuk ke gawang. Gol tersebut mengirim antusias penggemar Kolombia di Stadion Samara kedalam hiruk-pikuk.

Kolombia, yang mencapai perempat final empat tahun lalu di Brasil, adalah tim Amerika Selatan keempat yang maju, dengan Peru yang tersingkir. Kelima tim Afrika gagal maju.

Kolombia dan Jepang akan lanjut menghadapi lawan dari Grup G, yaitu Inggris dan Belgia, yang bermain kami malam.

Jepang dan Senegal bermain imbang 2 – 2 dalam pertandingan back-and-forth pada hari minggu. Jepang mengalahkan Kolombia 2 – 1 saat turnamen dimulai, sementara Senegal mengalahkan Polandia dengan skor yang sama. Jika FIFA tidak menambahkan Fair Play Tiebreaker untuk Piala Dunia ini, kedua tim harus menarik banyak untuk menentukan Tim Negara mana yang akan maju.

“Kami lebih suka di hilangkan dengan cara lain,” kata Cisse. “Namun seperti yang saya katakan, itu kasian bagi kami, sayang bagi tim kami. Tapi kami tahu peraturannya.”

Banyak pemain Senegal, termasuk penyerang Liverpool Sadio Mane, tidak akan berbicara kepada wartawan atas kekalahan yang mengecewakan.

Keita Blade dari Senegal ditanya apakah dia tahu selama pertandingan tentang gol Polandia. Dia mengatakan rekan setimnya di Monaco, bintang Kolombia Radamel Falcao, mengatakan kepadanya, tetapi ia tidak mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan rekan setimnya di Senegal karena dia begitu fokus pada permainan.

“Seluruh Afrika ada di belakang kami, semua orang Senegal juga. Dan kami pergi dengan kepala kami angkat setinggi mungkin, dengan bangga dan siap untuk memberikan semuanya apapun yang akan datang,” kata Blade.

Ini adalah pertama kalinya sejak 1982 bahwa tidak ada tim Afrika yang maju dari babak penyisihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *